Bahasa Tuhan

Orang seringkali terhijab atau tertutup dari petunjuk Tuhan yang telah tersebar di alam ini. Mereka menganggap petunjuk Tuhan hanya diturunkan melalui sebuah buku suci yang diturunkan kepada para nabi dan avatar.

Namun sesungguhnya Tuhan telah memberitahukan bahwa Dia tidak pernah menciptakan segala sesuatu dalam kesia-siaan. Tuhan maha mengerti akan segala mahluk, sehingga mustahil Tuhan memberikan petunjuk dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh para mahlukNya.

Alangkah bodohnya bila kita menganggap Tuhan hanya bercerita dengan mahlukNya dengan satu bahasa saja. Kenyataannya bahkan Tuhan telah memberitahukan bahwa Dia mengutus sesuatu untuk menyampaikan segala petunjuk dengan bahasa dan pengertian yang bisa dipahami oleh mahluk yang ditujuNya.

Lalu, apakah sebuah kesalahan apabila hijab atau selubung yang menutupi seseorang dari kebenaran terbuka melalui sebuah perbuatan yang dipandang sebagai dosa oleh mereka yang terikat dogma ? Bukankah lebih baik bila seseorang tersadarkan melalui sebuah perbuatan yang dianggap dosa daripada seseorang yang makin tertutup dari melihat kebenaran hanya karena dia merasa telah melakukan sebuah perbuatan yang dianggap menyenangkan Tuhan ?

Tuhan berbicara dengan segala kesederhanaan yang dimengerti oleh hamba-hambaNya melalui apa yang Dia sebut sebagai rasul atau utusan yang menyampaikan dengan bahasa yang membuat hambaNya mengerti tentang maksud dan tujuan yang dikehendaki Tuhan atasnya.

Jakarta, 9 November 2011

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Spiritual dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s